Bayangkan Anda menghabiskan berjam-jam menyempurnakan aplikasi frontend, namun tetap saja performa terasa lambat dan kompatibilitas antar perangkat sering bikin frustasi. Pada saat bersamaan, Webassembly muncul sebagai bintang baru di komunitas developer dunia—memungkinkan kode C++, Rust, hingga Python berjalan langsung di browser hampir secepat native. Bisakah revolusi Webassembly benar-benar mengancam hegemoni JavaScript pada frontend? Dan benarkah […]